Malang: Kota yang Bikin Betah, Tapi Kadang Bikin Resah

Table of Contents


Source: Radar Malang

Kota Malang tidak lepas dari kata “bakso, dingin,  dan Bromo”. Makanan murah dan lingkungan yang segar membuat seseorang tertarik ke malang, namun dibalik keindahannya, Malang juga mempunyai kekurangannya sendiri.

Hal-Hal yang di sukai:

Pertama, makanan disini terbilang sangat terjangkau dan masalah rasa sudah pasti Bintang 5, seperti Rawon, cwiemie makanan yang hanya ada dimalang, lalapan, hingga jajanan pinggir jalan taman M
erjosari. Harga dibandrol dari Rp 5.000- 15.000

Kedua, tempat wisata, mulai dari indahnya coban talun hingga adrenalin di jatim park 2, menjadikan malang sebagai salah satu kota wisata

Ketiga, kota pelajar, karena malang menjadi salah satu kota pelajar di Indonesia, di kota ini menyediakan makanan dari berbagai daerah, seperti Coto Makassar hingga Asinan Bogor 

Hal hal yang tidak disukai: 

Pertama, macet, sebagai salah satu kota pelajar, menjadikan kota ini penuh akan pendatang, yang terlihat sangat ramai, banyak jalan yang harus dihindari Ketika rush hour ( jam sibuk) seperti lampu merah Soehat hingga perempatan Merjosari. 

Kedua, banyaknya tukang parkir, semua tempat yang ramai pasti dan selalu ada tukang parkir, bahkan lebih parahnya lagi, terkadang uang yang kita keluarkan untuk berbelanja lebih kecil daripada biaya parkir. 

Ketiga, sound horeg, akhir akhir ini ramai diperbincangkan, istilah yang menjelaskan tentang penggunaan pengeras suara dengan volume besar, biasanya di pasang pada kendaraan, hajatan, hingga pesta jalanan. (rafa)

Posting Komentar